Jumat, 18 November 2011

Proposal PTK



PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
(PTK)







PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN
KEMAMPUAN SISWA DALAM BELAJAR TIK
BAGI KELAS XI IPA.2 SMA NEGERI I LEMPUING JAYA








Disusun Oleh:
NURHAYATI








SMA NEGERI I LEMPUING JAYA
OGAN KOMERING ILIR
SUMATERA SELATAN
2011/2012

 
BAB I
PENDAHULUAN


a.    Latar Belakang
Jaringan internet (cara akses internet) adalah salah satu materi pelaksanaan TIK untuk kelas XI SMA. Pada setiap pembelajaran di ruang komputer materi disampaikan dengan cara membagi 2 kelompok siswa (satu kelompok mengikuti teori di kelas dan kelompok berikutnya mengikuti praktik komputer di laboratorium komputer). Hal ini dilakukan karena sarana komputer tidak cukup untuk seluruh siswa yang berjumlah 40-44 siswa. Sementara komputer yang ada berkisar antara 12-15 unit komputer dan itupun terkadang sering terjadi gangguan saat digunakan.
Pelaksanaan pembelajaran seperti itu akan menimbulkan beberapa permasalahan. Pertama, siswa belajar hanya dua jam pelajaran untuk setiap kelompok dalam dua minggu, hal ini menyebabkan penguasaan siswa terhadap materi yang disampaikan guru berkurang. Kedua, karena ruangan oleh sejumlah siswa dan perangkat komputer  yang kurang memadai, maka jika ada siswa yang menemui kesulitan akan sulit untuk dihampiri terlebih jika satu kelas masuk secara bersama. Ketiga, hasil mengerjakan latihan siswa tidak optimal.
1
 
Penyampaian materi dengan menggunakan LCD proyektor cukup membantu guru dalam menjelaskan materi baik di kelas maupun di laboratorium komputer. Atas dasar kenyataan inilah, maka perlu dilakukan inovasi dan pendekatan dalam penggunaan media pembelajaran untuk menyampaikan materi kepada siswa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung aktif, efektif, dan menyenangkan. Penelitian ini difokuskan pada upaya untuk mengatasi faktor internal yang diduga menjadi penyebab rendahnya tingkat kemampuan pemahaman siswa kelas XI IPA.2 dalam mempelajari materi cara akses internet. Salah satu sistem pendekatan pembelajaran yang diduga mampu mewujudkan situasi pembelajaran yang kondusif, aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan adalah pendekatan dengan metode presentasi audio/visual.
Menurut Sudjana (1989 hal. 30) yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah tujuan, bahan, metode, dan alat serta penilaian. Dengan menggunakan metode pembelajaran presentasi Power Point akan merangsang siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran.

b.   Perumusan Masalah
1.    Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang sebagaimana tersebut di atas, maka rumusan permasalahan yang diajukan dalam proposal ini adalah:
Apakah penggunaan metode Presentasi Power Point dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri I Lempuing Jaya dalam mempelajari akses internet?
2.    Pemecahan Masalah
Sebagaimana telah dijelaskan pada latar belakang bahwa yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat motivasi dan kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri I Lempuing Jaya dalam mempelajari akses internet.
Berdasarkan identifikasi masalah dan pengamatan yang dilakukan pada setiap evaluasi hasil belajar siswa yang dinilai menguasai dan dapat mengerjakan latihan dengan benar dan dapat sesuai dengan ketentuan dan cara-caranya berkisar 25% (10 orang) dari 40 siswa.
Berdasarkan pada masalah yang telah diuraikan pada pendahuluan maka salah satu pemecahannya adalah dengan menggunakan media Power Point sebagai media presentasi dalam proses pembelajaran, seperti dikemukakan oleh Winarno Surakhman (1979. Hal 184) bahwa memilih metode mengajar tidak bisa sembarang. Hal ini sesuaikan dengan banyak faktor yang mempengaruhi seperti:
a.    Tujuan
b.    Peserta didik dengan berbagai jenis kematangannya.
c.    Tujuan Penelitian
1.    Tujuan Umum
Tujuan peneliti yang diharapkan dari penelitian ini menjadi masukan bagi guru dan peserta didik untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam belajar.
2.    Tujuan Khusus
Adapun tujuan khusus dari penelitian ini:
“Untuk mengetahui apakah melalui media presentasi Power Point dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar TIK bagi siswa kelas XI IPA.2  SMA Negeri I Lempuing Jaya.”

d.   Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:
a.    Peserta didik
Hasil penelitian ini bermanfaat bagi siswa karena metode pembelajaran tersebut menarik dan dapat membangkitkan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran TIK.
b.    Bagi guru
Melalui PTK ini guru dapat mengetahui metode pembelajaran yang interaktif dan efektif meningkatkan sistem pembelajaran serta meminimalkan kesalahan siswa dalam mempelajari akses internet.
c.    Bagi sekolah (SMA Negeri I Lempuing Jaya)
Dengan hasil penelitian ini diharapkan SMA Negeri I Lempuing Jaya dapat mengembangkan skenario pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan agar motivasi dan kemampuan siswa dalam belajar dapat ditingkatkan dan hal ini perlu dicoba pada mata pelajaran lain.



 
BAB II
KAJIAN TEORI


4
 
 

1.    Memahami jaringan internet
Menggunakan internet untuk keperluan informasi dan komunikasi sebagaimana yang terkandung dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran Terknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk siswa kelas XI SMA sebagai berikut:

1.      Menjelaskan berbagai perangkat keras dan fungsinya untuk keperluan akses internet

2.      Mendeskripsikan cara akses internet

3.      Cara akses internet

4.      Menggunakan e-mail untuk keperluan informasi dan komunikasi
Materi pelajaran dalam  tampilan Power Point.

2.    Hakikat, interaksi dan hasil belajar
a.    Hakikat belajar
Menurut Begne seperti yang dikutip oleh M. Purwanto (1990 : 84) bahwa belajar terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatan mempengaruhi siswa sedemikian rupa sehingga perbuatannya berulang dari waktu sebelum ia mengalami situasi itu ke waktu sesudah mengalami situasi tersebut.
Menurut Edward Thorndike (1973) bahwa belajar adalah proses orang memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap.
Belajar mencakup semua aspek tingkah laku dan dapat dilihat dengan nyata, proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata proses itu terjadi dalam diri seseorang yang sedang mengalami belajar. Jadi belajar bukan merupakan tingkah laku yang tampak tetapi merupakan proses yang terjadi secara internal dalam diri individu dalam usahanya memperoleh hubungan yang benar.
Dari uraian belajar di atas, dapat disimpulkan betapa pentingnya proses belajar dalam kehidupan manusia. Untuk itu kita harus menyusun sendiri prinsip-prinsip belajar. (Slamet, 1991 : 27-28):
1.    Dalam belajar siswa harus aktif.
2.    Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu memiliki struktur, penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertian.
3.    Belajar harus dapat menimbulkan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional.
4.    Belajar adalah proses organisasi, adaptasi, eksplorasi, dan discovery.
b.    Interaksi belajar
Belajar-mengajar adalah sebuah interaksi yang bernilai normatif. Belajar-mengajar adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan bertujuan.
Dalam interaksi pembelajaran unsur guru dan siswa harus aktif, karena tidak mungkin terjadi proses interaksi bila hanya satu unsur yang aktif (aktif dalam sikap, mental, dan perbuatan). Dalam sistem pengajaran dengan pendekatan keterampilan proses siswa harus lebih aktif daripada guru, guru hanya bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing.
Abu Achmadi dan Shuyadi (1985 : 47) bahwa interaksi edukatif adalah suatu gambaran hubungan aktif dua arah antara guru dan peserta didik yang berlangsung dalam ikatan tujuan pendidikan.
c.    Hasil belajar
Belajar sangat erat hubungannya dengan prestasi belajar, sebab prestasi itu sendiri merupakan hasil belajar yang biasanya dinyatakan dengan nilai. Menurut Winarno Surahman (1997 : 88) bahwa hasil belajar adalah hasil dimana guru melihat bentuk akhir dari pengalaman interaksi edukatif, yang diperhatikan adalah menempatkan tingkah laku.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah sebagai berikut:
§  Faktor fisiologi (kondisi fisik dan indera)
§  Faktor psikologi
§  Faktor lingkungan
§  Faktor instrumental (kurikulum/bahan pengajaran, sarana, fasilitas)
d.   Motivasi belajar
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan antusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik bersumber dari dalam diri sendiri (internal instrinsik) maupun yang bersumber dari luar diri (eksternal instrinsik).
Motivasi tersebut perlu dimiliki oleh para siswa dan guru untuk menciptakan pembelajaran. Motivasi adalah syarat mutlak dalam belajar, hal ini berarti dalam proses pembelajaran adakalanya guru membangkitkan dorongan desive, incentive atau memotivasi murid untuk aktif ambil bagian dalam kegiatan belajar. (Rasyad. 2003 : 92).
e.    Media presentasi Power Point
Metode ini dilakukan dengan menggunakan software presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft dalam paket program aplikasi Microsoft Office dengan menggunakan program aplikasi Power Point. Materi pembelajaran ditampilkan dalam bentuk tampilan atau visual yang lebih menarik dan dapat pula disisipkan suara sehingga menjadi lebih menarik dan interaktif. Dengan menggunakan bantuan LCD materi pembelajaran bentuk power point dapat ditayangkan pada layar sehingga penyampaian pesan kepada siswa lebih efektif meskipun ada berbagai kendala yang telah disampaikan pada pendahuluan.



 
BAB III
METODE PENELITIAN

a.    Setting penelitian
1.    Subyek penelitian
Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA.2 SMA Negeri I Lempuing Jaya, kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI Sumatera Selatan, dengan jumlah siswa 40 orang.
2.    Lokasi penelitian
Dalam penelitian ini penulis mengambil lokasi di SMA Negeri I Lempuing Jaya,  kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI Sumatera Selatan. Penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penelitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis.
3.    Waktu penelitian
Dengan beberapa pertimbangan dan alasan penulis menentukan menggunakan waktu penelitian selama tiga bulan Oktober s.d Desember 2011. Waktu dari perencanaan sampai penulisan laporan hasil penelitian tersebut pada semester I (satu) Tahun Pelajaran 2011/2012.
4.    Lama tindakan
Waktu untuk melaksanakan tindakan pada bulan Oktober, mulai dari siklus I, siklus II dan siklus III.

b.   Prosedur penelitian
Prosedur penelitian yang diterapkan dalam hal ini antara lain:
a)    Siklus I
1.    Perencanaan
Pada tahap ini akan dilakukan:
§     
7
 
Menyiapkan RPP yang sesuai dengan SK dan KD untuk mata pelajaran TIK kelas XI SMA dengan mengembangkan skenario pembelajaran.
§      Menentukan pelaksanaan bahasan yang akan diajarkan pada setiap tindakan.
2.    Tindakan (Action) / kegiatan, mencakup:
Melaksanakan tindakan sesuai skenario yang telah direncanakan, yaitu: menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan media Power Point.
3.    Pengamatan
Pada tahap ini guru mengamati proses kegiatan yang sedang berlangsung, di antaranya:
§      Mengamati interaksi belajar siswa saat ditayangkan materi pembelajaran dalam media Power Point.
§      Menilai lembar kerja yang telah dikerjakan siswa.
4.    Refleksi
Pada tahap ini dilakukan untuk evaluasi setelah tindakan yang dilakukan berdasarkan hasil pengamatan.
§      Apakah materi yang disampaikan guru dengan menggunakan metode Power Point yang ditayangkan proyektor dapat dimengerti siswa.
§      Penilaian dapat membuat suatu kesimpulan dari hasil pengamatan dan penilaian tersebut.
b)   Siklus II (sama dengan I)
c)    Siklus III (sama dengan I dan II)

c.    Pengumpulan data
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan observasi. Untuk memudahkan terkumpulnya data, maka peneliti menggunakan format penelitian (unjuk kerja) dan format penilaian.
Format observasi:
Aspek yang dinilai dan skala nilai
1.      Materi yang disampaikan guru dapat dimengerti oleh siswa.  (K/S/B/BS)
2.      Terjadi interaksi belajar (K/S/B/BS)

Keterangan:      K = Kurang                 B   = Baik
                         S = Sedang                  BS = Baik sekali
Format penilaian
No. Instrumen skor (maks 10)
1.      Pengertian internet dan perangkat keras serta fungsinya dalam akses internet.
2.      Menggunakan fasilitas yang ada pada internet explorer
3.      Menggunakan search engine untuk mencari home page, gambar, serta untuk mencari sesuai dengan kategori tententu
Jumlah skor perolehan maks 30
Rumus penilaian:
Nilai = Jumlah skor perolehan : 30
Kriteria penilaian
8 – 10         = sangat baik (A)
7 – 7,9        = Baik (B)
6 – 6,9        = Cukup (C)
≤ 5,9           = Kurang (K)

d.   Indikator Kinerja
Untuk memperoleh gambaran keberhasilan tindakan yang dilakukan dalam penggunaan metode presentasi Power Point dalam penyampaian materi oleh guru kepada siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan siswa dalam belajar TIK, sehingga mampu meningkatkan prestasi siswa dalam bidang sain dan teknologi.




e.    Jadwal penelitian
No
Kegiatan
MINGGU KE................
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Perencanaan












2
Proses Pembelajaran












3
Evaluasi












4
Pengumpulan Data












5
Analisis Data












6
Penyusunan Hasil












7
Pelaporan Hasil













f.     Biaya penelitian
Akibat yang timbul dari penelitian ini menjadi tanggung jawab peneliti, adapun biaya tersebut adalah :
1.      Fotocopy naskah          : Rp
2.      Kertas folio 1 pack       : Rp
3.      Jilid buku                      : Rp
4.      Rental komputer           : Rp
5.      Lain-lain                       : Rp
Jumlah                         : Rp

g.    Personalia Peneliti
Penelitian ini melibatkan :
1.      Nama                                       : Nurhayati
NIP                                         : -
Pekerjaan                                 : Guru TIK SMA Negeri I Lempuing Jaya
Tugas dalam penelitian           : Pengumpulan dan analisis data
2.      Nama                                       : Deni Widi Arianto
NIP                                         : -
Pekerjaan                                 : Guru Pembimbing praktik TIK
 SMA Negeri I  Lempuing Jaya
Tugas dalam penelitian           : Mitra peneliti


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar